Mobile Menu

navigasi

More News

Pemerintah Stop Ekspor Bahan Mentah Tambang Mulai Tahun Depan

8:38 PM

Pemerintah Stop Ekspor Bahan Mentah Tambang Mulai Tahun Depan


Peluang.co.idPresiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia akan menghentikan ekspor bahan mentah atau raw material produk-produk pertambangan secara bertahap. Setelah nikel, Joko mengatakan akan segera menghentikan ekspor bahan mentah untuk bauksit.


Hal ini disampaikan oleh Jokowi ketika meninjau pengolahan bijih nikel (nickel ore) di Pabrik Smelter, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Senin, 27 Desember 2021.


“Saya kira keuntungan kita menyetop ekspor bahan mentah nikel itu manfaatnya bisa lari ke mana-mana. Oleh sebab itu, nanti tahun depan akan kita lanjutkan untuk stop ekspor bahan mentah bauksit dan selanjutnya tembaga, selanjutnya emas, selanjutnya timah,” jelas Jokowi dikutip dari situs resmi Presiden, Senin (28/12/21).


Jokowi menjelaskan bahwa hilirisasi industri saat ini telah berjalan di lapangan dan diyakini akan memberikan nilai tambah yang sangat besar. Nilai tambah ini akan berada di dalam negeri dan bisa dirasakan oleh rakyat.


“Selain itu juga muncul yang namanya lapangan pekerjaan, seperti di sini 27 ribu tenaga kerja yang bisa direkrut oleh perusahaan. Belum income untuk negara, pajak. Belum terciptanya lapangan-lapangan usaha baru di kanan-kiri. Ini yang mengirim misalnya nickel ore ini dari perusahaan-perusahaan di dalam negeri,” ungkapnya.


Direktur Utama PT GNI Wisma Bharuna juga berharap dengan adanya hilirisasi industri ini semua produk bisa didapatkan di dalam negeri, akan ada alih teknologi, dan semuanya bisa mensejahterakan rakyat.


“Segala macam itu harus dari sini semua sehingga sudah tidak lagi ke luar negeri, semuanya dipakai untuk kita, barangnya barang kita, kemudian nanti untuk menyejahterakan semuanya," katanya.



( Gambar : Sekretariat Kabinet / Penulis : Fitri )



Tags : hilirisasi nikel, surveyor nikel, mekaar jokowi, hilirisasi bauksit


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment