Mobile Menu

navigasi

More News

Kemenperin Dorong Peran Industri Nasional dalam Rantai Pasok Global

7:07 PM



Peluang.co.idKementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri dalam negeri bisa lebih berdaya saing sehingga dapat berperan secara maksimal terhadap bagian dari rantai pasok global. Hal ini sejalan dengan strategi pada peta jalan Making Indonesia 4.0.


“Guna mencapai sasaran tersebut, perlu upaya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Kemitraan ini dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan integrasi produk manufaktur Indonesia ke dalam global value chain,” jelas Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto dalam keterangannya dilansir Sabtu (6/11/21).


Untuk mendukung integrasi pelaku industri ke dalam jejaring rantai pasok global, Kemenperin telah menjalin sinergi dengan berbagai pihak seperti lembaga internasional yang memiliki network, kompetensi, pemahaman pasar diantaranya dengan CBI Belanda, SIPPO Swiss, dan IPD Jerman.


Eko juga optimistis dengan semakin berdaya saingnya sektor industri, Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia.  


“Making Indonesia 4.0 punya aspirasi besar, yakni menjadikan Indonesia masuk dalam Top 10 Global Economy pada tahun 2030,” lanjutnya.


Menuju target tersebut, sektor industri di tanah air terus berusaha keras untuk mencapai kinerja yang gemilang. Misalnya, terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2021 sebesar 7,07% (y-o-y), tertinggi dalam 16 tahun terakhir.


Terdapat lima sektor industri manufaktur yang mengalami pertumbuhan tinggi adalah industri alat angkut, industri logam dasar, industri mesin dan peralatan, industri karet, produk karet dan produk plastik, serta industri kimia, farmasi dan obat tradisional.



( Sumber & Gambar : Kemenperin / Penulis : Fitri )



Tags : kebijakan industri nasional 2020, kebijakan industri nasional 2020-2024, kebijakan industri nasional pdf, industri adalah


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment