Mobile Menu

navigasi

More News

Kemendag Lepas Ekspor 1 Juta Liter Reduktan Herbisida ke Malaysia

7:09 PM

Kemendag Lepas Ekspor 1 Juta Liter Reduktan Herbisida ke Malaysia


Peluang.co.idKementerian Perdagangan bersama PT Pandawa Agri Indonesia (PAI) melepas ekspor 1 juta liter produk Reduktan Herbisida, yaitu “Weed Solut-ion” ke Malaysia. Produk Reduktan Herbisida merupakan campuran pembasmi hama yang dapat mengurangi penggunaan pestisida hingga 50 persen sehingga memperkecil residu dan ramah lingkungan. 


Reduktan herbisida merupakan inovasi produk lokal yang tercipta dari kekayaan biodiversitas Kabupaten Banyuwangi, Indonesia, yang dapat berkontribusi terhadap pertanian yang berkelanjutan.


“Pelepasan ekspor herbisida ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari Kemendag terhadap produk inovasi anak bangsa. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi yang ingin dicapai Kemendag yaitu peningkatan kesadaran dan semangat terhadap usaha-usaha lokal untuk berkontribusi dalam menggairahkan perekonomian Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dilansir pada Rabu (1/12/21).


CEO PAI Kukuh Roxa Putra Hadriyono menjelaskan kegiatan ini berawal di tengah krisis karena kenaikan harga herbisida yang terus merangkak naik dan ancaman ketersediaan suplai. Selain itu, petani di seluruh dunia membutuhkan alternatif subtitusi untuk membantu efisiensi biaya untuk mengendalikan gulma.


"Berawal dari krisis tersebut, muncullah peluang baru yang dapat kami manfaatkan. Imbas kenaikan harga herbisida yang dirasakan secara global, mendorong PAI untuk mulai melakukan ekspansi produksi perusahaan kedepannya,” ungkapnya.


Asisten Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, Dwianto menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus mendorong dan memberikan dukungan terhadap hal tersebut. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi bagi petani yang saat ini sedang mengalami kesulitan karena harga herbisida yang sedang merangkak terus naik.


“Saya mengapresiasi pencapaian yang sudah diraih oleh tim PAI. Dalam rentang 1 tahun, sudah bisa mencapai ekspor reduktan sebanyak 1 juta liter, merupakan sesuatu yang harus disyukuri, terutama di tengah kondisi pandemi seperti saat ini,” tuturnya.



( Gambar : Pandawa Agri Indonesia / Penulis : Fitri )



Tags : reduktan adalah, produk unggulan dan kerjasama desa 2020, pupuk organik cair


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment