Mobile Menu

navigasi

More News

Ini Strategi Kemenperin Atasi Kemiskinan Ekstrem

2:09 AM


Peluang.co.idKementerian Perindustrian menyusun sejumlah program dan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait dalam mendukung upaya menghapus kemiskinan secara ekstrem. Pemerintah menargetkan pada 2024, kemiskinan ekstrem dapat menyentuh angka nol persen. 


“Kemenperin memiliki program penumbuhan wirausaha baru melalui program inkubator bisnis. Ini akan disinergikan bersama dengan kementerian dan lembaga di daerah guna mengurangi dan menghapus kemiskinan secara ekstrem,” jelas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dilansir Senin (4/10/21).


Menperin Agus mengungkapkan ada tiga pilar utama diperlukan dalam membangun industri nasional, yaitu investasi, teknologi, dan sumber daya manusia. Pembangunan SDM terus dilakukan Kemenperin guna memacu kinerja industri agar bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pemulihan ekonomi nasional.


“Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Penumbuhan wirausaha baru tersebut dilakukan secara intensif dan termonitor untuk terus dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di era digital,” terangnya.


Kemenperin juga melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan menengah (IKM) dengan meningkatkan sarana dan prasarana pada sentra yang dikembangkan oleh pemerintah daerah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tiap tahunnya akan didorong.


Melalui pembangunan dan pengembangan sentra IKM, maka akan terjadi peningkatan kemampuan IKM yang akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. 


Ke depannya, Kemenperin akan memfasilitasi program kredit bersubsidi (kemudahan akses pembiayaan) bagi industri kecil yang memberikan nilai tambah tinggi termasuk kepada para pelaku usaha yang menghasilkan produk-produk halal.



( Gambar : Kemenperin / Penulis : Fitri )



Tags : kemiskinan di indonesiakemiskinan bpsdampak kemiskinansolusi kemiskinan


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment