Mobile Menu

navigasi

More News

WIKA Prediksi Bengkak Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai Rp 24 Triliun

1:18 AM



Peluang.co.idDirektur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, Ade Wahyu mengungkap proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan. 


Ia menyebut pembengkakan pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung diprediksi mencapai USD 1,7-2,1 miliar atau sekitar Rp 24,14-29,82 triliun.


"Saat ini masih dalam perhitungan tapi mungkin banyak di berita bahwa saat ini kisarannya cost overrun-nya mungkin kisaran USD 1,7 sampai USD 2,1 miliar," jelasnya dalam Public Expose Live 2021, Rabu (8/9/2021).


Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dibangun oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Perusahaan itu merupakan konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan perusahaan China, Beijing Yawan. WIKA adalah bagian dari konsorsium PSBI.


Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya sebelumnya menyebut proyek ini telah membengkak hingga USD 1,9 miliar atau sekitar Rp 26,9 triliun.


Ia mengungkap awalnya biaya proyek sebesar USD 6,07 miliar atau sekitar Rp 85 triliun. Lalu di tengah jalan muncul kemungkinan biayanya akan membengkak setelah ada tinjauan dari konsultan yang dilakukan KCIC.


Diketahui biaya proyek ini mulai membengkak pada September 2020. Saat itu proyek mengalami keterlambatan dan juga kendala pembebasan lahan sehingga pemerintah meminta KCIC untuk melakukan peninjauan ulang.


( Gambar : IDX Channel / Penulis : Fitri )



Tags : harga tiket kereta cepat jakarta-bandung, kereta cepat jakarta-bandung wikipedia, kereta cepat jakarta-bandung berapa lama, kereta cepat jakarta-bandung rampung


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment