Mobile Menu

navigasi

More News

Kemenperin Targetkan TKDN Industri Panel Surya 90% Pada 2025

1:27 AM



Peluang.co.idKementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengembangan industri panel surya nasional melalui roadmap (peta jalan) yang telah disusun hingga tahun 2025.


Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi mengatakan peta jalan tersebut telah dimulai dari tahap pertama periode tahun 2016 – 2018, yaitu pemenuhan target Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Meliputi untuk pembuatan wafer, solar cell, dan solar module. Saat ini, terdapat 10 pabrikan modul surya di Indonesia.


Pada periode tahun 2019 – 2020, ditargetkan nilai TKDN meningkat menjadi 76 persen yang didukung dengan adanya ingot factory. Lalu periode tahun 2020 – 2022, diharapkan mencapai target TKDN sebesar 85 persen dengan adanya solar grade silicon factory.


“Tahap terakhir pada periode tahun 2023 – 2025, pencapaian nilai TKDN minimal sebesar 90 persen dengan adanya metallurgical grade silicon factory,” ungkapnya dilansir dari situs Kemenperin, Selasa (14/9/2021).


Ia menyebut pihaknya telah melakukan pemetaan untuk mengukur kemampuan industri penunjang ketenagalistrikan. Dari hasil pemetaan tersebut, diketahui bahwa nilai TKDN industri panel surya adalah sebesar 40-47 persen.


“Angka ini diharapkan akan terus bertambah dengan dukungan kebijakan dari seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kemampuan industri panel surya nasional guna mencapai target bauran EBT nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025,” jelasnya. 


Kemenperin juga telah menyusun Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 54 Tahun 2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.


( Gambar : Kementerian Perindustrian / Penulis : Fitri )



Tags : database tkdnp3dn tkdnperaturan tkdncontoh sertifikat tkdn


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment