Mobile Menu

navigasi

More News

Erick Thohir : Ada Indikasi Korupsi di Krakatau Steel

5:40 PM



Peluang.co.idMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap adanya indikasi korupsi di dalam PT Krakatau Steel Tbk (Persero). Hal ini dilatarbelakangi oleh utang perusahaan yang mencapai USD 2 miliar atau sekitar Rp 28,515 triliun.


Ia menduga utang tersebut berasal dari investasi perusahaan yang mencapai USD 850 juta. Sebelumnya, Krakatau Steel menginvestasikan dana tersebut dalam proyek blast furnace.


"Krakatau Steel, punya utang US$2 miliar. Salah satunya investasi US$850 juta dari proyek blast furnace yang hari ini mangkrak. Pasti ada indikasi korupsi," ungkap Erick dalam Talkshow Bangkit Bareng, dilansir Kamis (30/9/21).


Erick mengatakan Kementerian BUMN akan mengejar pihak-pihak yang merugikan perusahaan milik negara tersebut. Menurutnya, perlu dilakukan perbaikan pada seluruh proses bisnis yang salah.


Seiring berjalan waktu, Erick menyebut restrukturisasi Krakatau Steel berjalan dengan baik. Adapun tahapan restrukturisasi yang dilakukan oleh perusahaan pelat merah ini. 


Pertama, Krakatau Steel membuat subholding untuk kawasan industri. Hal ini mengintegrasikan air hingga air.


Kedua, Kementerian BUMN dan manajemen Krakatau Steel bernegosiasi dengan Posco Korea untuk menaikkan porsi saham menjadi 50:50.


Sebagai informasi, Krakatau Steel dan Posco Korea menciptakan perusahaan bernama PT Krakatau Posco. Perusahaan yang dibentuk sejak 2014 lalu merupakan pabrik baja terpadu.



( Sumber : Berbagai Sumber / Gambar : Upperline.id / Penulis : Fitri )



Tags : gaji krakatau steel, krakatau steel karir, krakatau steel dimana, krakatau steel bangkrut


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment