Mobile Menu

navigasi

More News

Pemerintah Cari Tambahan Utang Baru Hingga Rp 515 Triliun

8:30 PM



Peluang.co.idMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pihaknya tengah mencari utang baru di tengah pandemi COVID-19 ini. Jumlahnya masih lebih kecil dari UU APBN 2021.


Pada semester II-2021, pemerintah akan mencari tambahan utang sebesar Rp 515,1 triliun. Dengan demikian outlook utang sepanjang 2021 hanya mencapai Rp 958,1 triliun. Jumlah ini lebih dari outlook APBN 2021 sebelumnya Rp 1.177,4 triliun.


Hal ini ia sampaikan ketika menghadiri Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR pada Senin 12 Juli 2021.


"Prognosa kita untuk semester II hanya akan mencapai Rp 515,1 triliun. Ini hal yang bagus, berarti kita mengurangi kenaikan utang yang tadinya Rp 1.177 triliun menjadi Rp 958 triliun atau turun 18,6 persen," ungkapnya, Selasa (13/7).


Proyeksi utang pada semester I-2021 sebesar Rp 443 triliun. Apabila digabung dengan proyeksi utang pada semester II-2021, maka utang sepanjang tahun ini lebih rendah Rp 219 triliun.


Menkeu mengatakan utang ini menyusut seiring proyeksi defisit APBN yang lebih rendah di rentang 5,7 persen dari PDB. Defisit secara nominal akan ditekan menjadi Rp 939,6 triliun dari Rp 1.006,4 triliun.


"APBN awal Rp 1.006,4 triliun. Kita perkirakan akhir tahun defisitnya di bawah itu, yaitu Rp 66,8 triliun lebih kecil, yaitu Rp 939,6 triliun. Ini adalah sesuatu yang bagus," jelasnya.


Pembiayaan utang yang lebih rendah ini juga disebabkan oleh pemanfaatan tambahan Sisa Lebih Anggaran (SAL) untuk pembiayaan lainnya, termasuk investasi pemerintah. ( Foto : Gosulsel / Penulis : Fitri )



Tags : pengertian utang pemerintah, utang pemerintah desember 2020, pencairan utang pemerintah, utang negara indonesia hari ini


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment