Mobile Menu

navigasi

More News

Pembayaran Tunggakan Insentif Nakes Ditargetkan Selesai Juli 2021

2:20 AM


Peluang.co.idMenteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa tunggakan insentif tenaga kesehatan di tahun 2020 diprediksi dapat dibayarkan pada Juli 2021.


Hal ini disampaikan oleh Menkes Budi ketika hadir dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (5/7).


"Insentif nakes ini sama ada tunggakan sejak Maret 2020 tunggakan Rp 1,48 triliun, kita sudah selesaikan sekitar Rp 1,3 triliun dan diharapkan semua bisa diselesaikan bulan ini," jelasnya.


Budi menjelaskan tunggakan yang belum dibayarkan masih tersisa sekian miliar dan ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan Juli.


"Tunggakan yang sudah kita bayarkan, saya konsentrasinya ke PIDI dokter insentif yang ada di puskesmas dan PPDS dokter-dokter residen yang ada di RS pemerintah. Sisanya sekian miliar lagi yang benar-benar sulit karena dokumentasi dan audit BPKP nya tapi saya lihat ini bisa selesai di bulan ini," imbuhnya.


Anggaran yang ada di Kementerian Kesehatan diperuntukkan untuk tenaga kesehatan yang berada di lingkup rumah sakit pemerintah pusat, RS TNI/Polri, RS BUMN dan RS Swasta.


"Yang perlu saya tekankan di sini, anggaran Kemenkes untuk yang tunggakan Rp 1,48 triliun yang sudah dibayar 90 persen dan insentif 2021 ini hanya berlaku untuk RS tersebut," terangnya.


Sedangkan untuk rumah sakit unit daerah (RSUD) insentif nakes diberikan langsung kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Anggaran insentif nakes daerah sebesar Rp 8 triliun dan baru terealisasi Rp 629 miliar.


"Tunggakan paling besar Jabar Rp 121 miliar, Jatim Rp 67 miliar, Sulawesi Selatan Rp 66 miliar, Sumatera Utara Rp 63 miliar," tandasnya. ( Foto : persi.or.id / Penulis : Fitri )


Tags : contoh insentif adalah, uang insentif adalah, insentif covid, insentif covid kemenkes, insentif kbbi, insentif kemenkes

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment