Mobile Menu

navigasi

More News

BPK Ungkap Defisit APBN 2020 Capai Rp 947,7 Triliun

8:30 PM

 

Peluang.co.idKetua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna melaporkan defisit APBN 2020 mencapai Rp 947,7 triliun atau setara 6,14 persen dari produk domestik bruto (PDB). 


Angka ini lebih besar dari realisasi sementara yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar 6,09 persen dari PDB.


"Defisit anggaran tahun 2020 dilaporkan sebesar Rp 947,70 triliun atau 6,14 persen dari PDB," ungkapnya dalam rapat paripurna DPR RI, dilansir pada Rabu (23/6).


Ia menyebut pada tahun 2020, realisasi pendapatan negara dan hibah sebesar Rp 1.647,78 triliun atau 96,93 persen dari anggaran. 


Hal tersebut meliputi realisasi penerimaan perpajakan senilai Rp 1.285,14 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 343,81 triliun, serta penerimaan hibah sebanyak Rp 18,83 triliun.


Sebagai sumber utama pendanaan APBN, penerimaan perpajakan hanya sebesar 91,5 persen dari anggaran. Angka ini menyusut sebesar 16,88 persen dibandingkan pada 2019.


Kemudian untuk realisasi belanja negara 2020 mencapai Rp 2.595,48 triliun atau 94,75 persen dari anggaran, terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 1.832,95 triliun, transfer ke daerah Rp 691,43 triliun, serta dana desa senilai Rp 71,10 triliun.


Sedangkan untuk realisasi pembiayaan 2020 sebesar Rp 1.193,29 triliun atau 125,91 persen dari nilai defisitnya. Adapun Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) senilai Rp 245,59 triliun. ( Sumber : Youtube DPR RI / Foto : Sekretariat Kabinet / Penulis : Fitri )


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment