Mobile Menu

navigasi

More News

Banggar DPR Setujui Defisit RAPBN 2022 Capai 4,8 %

10:00 PM


Peluang.co.idPimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) Said Abdullah mengungkapkan pihaknya telah menyetujui kisaran pelebaran defisit pada Rancangan APBN (RAPBN) Tahun 2022 mencapai 4,8 persen.


Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Banggar dengan Menteri Keuangan dan Bank Indonesia terkait Laporan dan Pengesahan Hasil Panja Pembicaraan Pendahuluan RAPBN 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 dilansir pada Kamis (1/7).


“Pelebaran defisit itu, pembiayaan hutang yang tinggi itu, itu betul-betul karena kita butuh. Bukan karena Pemerintah dan Banggar senang berhutang. Kondisi subyektif dan obyektif mewajibkan hukumnya pemerintah dan Banggar dalam melakukan itu,” jelasnya mengutip dari laman Kementerian Keuangan.


Ia menyampaikan keputusan ini diambil demi keselamatan rakyat di tengah pandemi saat ini. Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara juga mengatur batas defisit maksimal 60 persen dari PDB.


“Maka penyebab wabah ini mengakibatkan satu hal, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Itu artinya hidup rakyat harus diselamatkan dan ekonomi rakyat harus diselamatkan,” ujarnya.


Said menambahkan ada satu kehormatan yang dimiliki oleh DPR, yaitu kehormatan konstitusional. Kehormatan ini untuk membahas bersama, menyetujui bersama, dan mengawasi jalannya APBN.


“Utang itu bukan semata-mata keinginan Pemerintah, itu juga bagian tanggung jawab DPR,” tandasnya. ( Foto : Kementerian Keuangan / Penulis : Fitri ).


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment