Mobile Menu

navigasi

More News

Nilai Tukar Rupiah Menguat Akibat Buruknya Data Tenaga Kerja AS

10:00 PM


Peluang.co.id - Nilai tukar rupiah terpantau menguat hingga 100 poin pada Senin (10/5). Rupiah menguat sebanyak 0,7 persen menjadi sebesar Rp 14.185 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya rupiah ada pada posisi Rp 14.285 per dolar AS.


Dilansir Republika, menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar disebabkan oleh memburuknya data tenaga kerja Amerika Serikat.


"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS hari ini setelah data tenaga kerja AS non-farm payrolls dirilis lebih buruk dari proyeksi pasar di hari Jumat kemarin," ungkap pengamat pasar uang Ariston Tjendra.


Data ketenagakerjaan non pertanian AS atau non farm payrolls periode April hanya naik 266.000. Angka ini lebih rendah dari yang diproyeksikan sebesar 1 juta. 


Hasil tersebut memberikan penegasan bahwa Bank Sentral AS The Fed masih belum berdiskusi terkait pengurangan stimulus moneter saat ini.


Hal ini dapat membuat dolar AS terus melemah terhadap nilai tukar mata uang lainnya. Namun disamping itu para pelaku pasar masih tetap optimis terhadap pemulihan ekonomi global.


Indeks saham Asia juga terpantau naik pada pagi ini. Ariston juga mengatakan bahwa masih ada rasa khawatir pasar terhadap kasus Covid-19 yang dapat melonjak kembali.


"Tapi disisi lain, kekhawatiran pasar terhadap naiknya kasus Covid-19 di dunia, khususnya di Asia Tenggara, bisa menahan penguatan nila tukar terhadap dolar AS," katanya. ( Foto : Investor Daily / Penulis : Fitri )   

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment