Mobile Menu

navigasi

More News

Sri Mulyani Dukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi

8:10 PM


Peluang.co.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah telah menerbitkan kebijakan stimulus dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional pada tahun 2020 dengan nilai realisasi Rp 579,8 triliun.

Terdapat tiga hal kerangka pemulihan ekonomi tahun 2021. Pertama, intervensi kesehatan melalui vaksinasi gratis dan disiplin dalam penerapan protokol Covid-19. Kedua, survival and recovery kit untuk menjaga kesinambungan bisnis. Terakhir, reformasi struktural melalui UU No. 11/2020 tentang UU Cipta Kerja.

Disamping itu APBN juga ikut mendorong pemulihan ekonomi dengan mengalokasikan anggaran untuk PEN meningkat 22 persen menjadi Rp 699,43 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk kesehatan sebesar Rp 176,30 triliun, dukungan sosial Rp 157,41 triliun, dukungan UMKM dan korporasi Rp 184,83 triliun, insentif usaha sebesar Rp 58,46 triliun serta untuk dukungan program prioritas Rp 122,44 triliun.

Sri Mulyani mengatakan bahwa pihaknya juga saling bekerja sama dengan OJK dan BI untuk mendorong pemulihan ekonomi. Hal ini Sri Mulyani ungkapkan dalam Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional Temu Stakeholders kemarin (9/4).

"Dengan kerja sama ini, kita bisa menahan ekonomi yang kontraksinya sangat dalam dari minus 5,3 persen menjadi sekarang minus 2,19 persen di kuartal keempat. Kita berharap di tahun 2021 akselerasi terjadi," jelas Sri Mulyani 

Selain itu Sri Mulyani menuturkan bahwa Kementerian Keuangan telah mengeluarkan PMK baru yang memberikan relaksasi penjaminan kredit yang bisa dimanfaatkan untuk sektor perhotelan restoran dan pariwisata. ( Sumber : Kemenkeu.go.id / Sumber Foto : Instagram @smindrawati / Penulis : Fitri )

 


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment